Berita

Chipset Snapdragon 8 Elite Setara Apa? Ini Dia Jawabannya!

by Penulis - Rabu, 28 Mei 2025 15:28
IMG

Snapdragon 8 Elite adalah chipset flagship terbaru dari Qualcomm yang dirancang untuk menghadirkan performa terbaik di ponsel kelas atas tahun 2024 dan 2025. Dibandingkan pendahulunya, SoC ini membawa banyak peningkatan besar, terutama dalam hal efisiensi dan performa. Namun, banyak yang bertanya-tanya, Snapdragon 8 Elite setara apa? Dalam artikel ini, kita akan membedah lebih dalam performa Snapdragon 8 Elite dan chipset mana saja yang dapat disandingkan dengannya.

Apa Itu Snapdragon 8 Elite?

Snapdragon 8 Elite merupakan penerus dari Snapdragon 8 Gen 3, meskipun Qualcomm tidak menggunakan penamaan "Gen 4". Chipset ini memakai CPU Oryon generasi kedua yang terdiri dari delapan inti, tanpa core efisiensi seperti pada generasi sebelumnya. Kombinasi dua inti Oryon V2 Phoenix L berkecepatan 4,32 GHz dan enam inti Phoenix M dengan kecepatan 3,53 GHz membuatnya sangat bertenaga.

Selain itu, Snapdragon 8 Elite dilengkapi GPU Adreno 830, modem Snapdragon X80, dan mendukung RAM LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.0. Fabrikasi 3nm dari TSMC juga berperan besar dalam efisiensi daya yang ditingkatkan hingga 44% dibandingkan generasi sebelumnya.

Performa Benchmark Snapdragon 8 Elite

Untuk mengetahui performa nyata dari Snapdragon 8 Elite, kita bisa mengacu pada pengujian benchmark. Misalnya, pada realme GT7 Pro, chipset ini mampu meraih skor AnTuTu v10 sebesar 2.746.604. Di Geekbench 6, ia mencetak skor single-core 3.127 dan multi-core 9.509. Sementara untuk pengujian grafis 3DMark Wild Life Extreme, angkanya menyentuh 6.360 poin.

Snapdragon 8 Elite Setara dengan Chipset Apa Saja?

Meskipun Snapdragon 8 Elite menjadi tolok ukur baru di dunia Android, ada beberapa chipset yang memiliki performa sebanding. Berikut adalah daftar pesaing yang bisa dianggap setara dengan Snapdragon 8 Elite:

1. Apple A18 Pro

Dipakai di iPhone 16 Pro dan Pro Max, A18 Pro memiliki enam inti CPU dan enam inti GPU. Apple mengklaim peningkatan performa hingga 15% dibanding A17 Pro. Pada Geekbench 6, skor single-core-nya mencapai 3.490 dan multi-core 8.606. Dalam beberapa skenario, A18 Pro bahkan lebih efisien dan unggul dalam performa single-core, meskipun Snapdragon 8 Elite masih memimpin dalam multi-core dan kestabilan gaming jangka panjang.

2. MediaTek Dimensity 9400

Chipset andalan MediaTek ini menggunakan CPU tanpa inti efisiensi, seperti Snapdragon 8 Elite. Dimensity 9400 mengandalkan 1 core Cortex X925, 3 core Cortex X4, dan 4 core Cortex A720. Hasil benchmark menunjukkan bahwa OPPO Find X8 Pro dengan Dimensity 9400 meraih skor AnTuTu v10 sekitar 2.701.287, sedikit lebih rendah dari Snapdragon 8 Elite.

3. Apple A18

Meskipun lebih rendah dari A18 Pro, Apple A18 tetap memberikan performa impresif di iPhone 16 dan iPhone 16 Plus. Skor Geekbench-nya mencapai 3.274 (single-core) dan 7.927 (multi-core), dengan skor GPU sekitar 4.324 pada 3DMark Wild Life Extreme. A18 bisa dianggap berada sedikit di bawah Snapdragon 8 Elite dalam hal performa keseluruhan.

4. Snapdragon 8 Gen 3

Generasi sebelumnya dari Snapdragon 8 Elite ini masih sangat kompeten. Dengan konfigurasi 1+3+2+2 core dan GPU Adreno 750, Snapdragon 8 Gen 3 tetap menjadi pilihan unggulan di berbagai ponsel flagship 2024. Namun, dibanding Snapdragon 8 Elite, efisiensi dayanya kurang optimal karena memerlukan daya hingga 11 Watt, sedangkan Elite hanya butuh 6 Watt untuk performa puncak.

Mikroarsitektur Oryon: Apa yang Membuatnya Istimewa?

Qualcomm memperkenalkan mikroarsitektur Oryon untuk menggantikan Kryo. Oryon adalah hasil akuisisi Qualcomm terhadap NUVIA, sebuah startup yang didirikan oleh mantan insinyur Apple. Oryon didesain dengan fokus pada efisiensi tanpa mengorbankan performa tinggi.

Tidak seperti CPU lain yang memiliki inti efisiensi, Oryon mematikan inti-inti yang tidak dibutuhkan saat idle. Pendekatan ini terbukti lebih hemat daya dan memberikan kontrol performa yang fleksibel. Secara keseluruhan, arsitektur ini membuat Snapdragon 8 Elite lebih modern dan efisien dibandingkan para pendahulunya maupun kompetitornya.

Kesimpulan

Snapdragon 8 Elite setara apa? Jawabannya: chipset ini setara atau bahkan unggul dibandingkan Apple A18 Pro, Dimensity 9400, Apple A18, dan Snapdragon 8 Gen 3. Dengan dukungan mikroarsitektur Oryon, efisiensi tinggi, dan performa gaming yang sangat stabil, Snapdragon 8 Elite layak disebut sebagai salah satu SoC terbaik di industri smartphone saat ini.

Bagi pengguna yang mencari smartphone dengan performa maksimal di tahun 2025, memilih perangkat dengan Snapdragon 8 Elite akan menjadi keputusan tepat—baik untuk kebutuhan gaming, produktivitas, maupun AI generatif.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan ZTE Blade A35: HP Murah yang Menarik

Tags: